Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Mei 2014


Ini adalah sebuah refleksi diri dari penulis, sebagai orang yang memiliki latar belakang serta pekerjaan dalam bidang informasi. Sebuah teguran terhadap diri sendiri, yang hingga saat ini masih tetap menjadi orang yang biasa-biasa saja.

Ini adalah sebuah refleksi diri dari penulis, sebagai orang yang memiliki latar belakang serta pekerjaan dalam bidang informasi. Sebuah teguran terhadap diri sendiri, yang hingga saat ini masih tetap menjadi orang yang biasa-biasa saja.

Banyak sekali orang yang mengatakan, bahwa saat ini adalah era informasi. Entah siapa saja yang mengatakan itu, tetapi sering sekali kita mendengar pernyataan itu. Memang pernyataan itu ada benarnya. Kita bisa lihat disekeliling kita sendiri. Informasi begitu pesat perkembangannya.

Begitu mudahnya kita menemukan informasi, meskipun kadang informasi yang kita temukan kurang sesuai dengan informasi yang kita butuhkan. Bahkan kita sering sekali mendapatkan informasi yang sama sekali tidak kita butuhkan, mulai dari informasi ringan hingga sms penipuan.

Bisa dikatakan pesatnya perkembangan arus informasi disebabkan oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi. Begitu mudahnya mengakses informasi, mulai dari internet, tablet, smartphone, notebook. Boleh dikatakan bahwa “informasi ada di ujung jari.”

Lalu apakah benar pernyataan “siapa yang menguasai informasi, maka dialah yang menguasai dunia.”? Sepertinya tidak sesederhana itu. Jika memang begitu, mengapa di era yang seperti ini, saat orang begitu mudahnya mengakses informasi masih saja banyak orang yang miskin? Apakah itu berarti pernyataan itu salah? Tidak juga, buktinya orang-orang seperti Rupert Murdoch, Larry Page, Sergey Brin, Jacob Oetama, Hary Tanoesudibjo, Chairul Tanjung, dan Surya Paloh, bisa sukses dengan memanfaatkan informasi. Karena untuk mendapatkan dan mengelola informasi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Memang benar kita bisa mendapatkan informasi dengan mengetikkan kata-kata yang ingin kita cari di kotak pencarian Google. Tapi apakah kita langsung mendapatkan hasil yang kita inginkan atau butuhkan? Bagaimana memisahakan inforamasi “sampah” dengan informasi yang benar-benar kita butuhkan? Lalu apakah kita juga tahu, website-website yang kita akses adalah website yang memang terpercaya baik kualitas informasinya maupun kredibilitasnya? Itulah mengapa meskipun kita bisa mencari informasi dengan mudah, tetapi informasi yang kita dapatkan belum tentu informasi yang benar dan tepat.

Bagaimana dengan pustakawan, arsiparis dan pekerja informasi lainnya? Bukankah mereka adalah ahli informasi? Apakah ada yang bisa sesukses mereka? Saya sendiri tidak tahu, karena saya belum pernah melakukan penelitian mengenai lulusan ilmu perpustakaan. Namun yang saya lihat dari sekeliling saya dan itu termasuk saya, para lulusan ilmu perpustakaan hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja. Ada yang menjadi pegawai swasta, PNS, dan ada yang hidup dari project, namun jarang sekali ditemui lulusan ilmu perpustakaan yang memiliki mata pencaharian di luar latar belakang pendidikannya. Saya tidak bermaksud mengecilkan, “biasa-biasa saja” di sini maksudnya seperti orang kebanyakan.

Bisa dikatakan lulusan ilmu perpustakaan memiliki pengetahuan mengenai mendapatkan dan mengelola informasi. Maka seharusnya mereka bisa menguasai informasi. Lalu mengapa mereka tidak bisa sesukses orang-orang yang saya sebutkan di atas? Saya juga bingung, karena saya sendiri yang lulusan ilmu perpustakaan (yang katanya ahli informasi) belum bisa menjadi sesukses mereka.

Saya akan memberikan salah satu contoh kesuksesan dari dunia informasi. Entah apakah yang mereka lakukan bisa disebut profesi atau tidak, karena saya lupa kriteria apa saja sehingga suatu kegiatan disebut sebagai profesi.

Mereka ini tidak memiliki latar belakang pendidikan ilmu informasi. Tetapi meskipun begitu, mereka bisa sangat sukses di bidang informasi. Meskipun tidak sesukses nama-nama yang saya sebutkan di atas, karena penghasilan mereka tidak sebesar orang-orang tersebut. Penghasilan rata-rata mereka hanya ribuan dolar perhari. Sebenarnya apa yang mereka lakukan, sehingga dengan memanfaatkan informasi bisa memiliki penghasilan sebesar itu? Bisa dikatakan mereka adalah blogger, tapi yang pasti mereka adalah Internet marketer.

Secara garis besar, pekerjaan mereka adalah mengumpulkan informasi, mengelola informasi, menginterpretasikan informasi, menulis ulang, dan menikmati hasilnya. Lalu datanglah dolar ke dalam kantung mereka, yah bisa dibilang salah satu pekerjaan mereka adalah men-download uang. Karena sumber penghasilan mereka berasal dari website atau blog.

Kegiatan yang mereka lakukan bukanlah suatu kegiatan yang sangat istimewa. Karena itu merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh lulusan ilmu perpustakaan. Lalu mengapa mereka bisa mendapatkan penghasilan ribuan dolar dalam sehari? Jangan tanya saya bagaimana caranya, karena jika saat ini saya merupakan internet marketer dengan penghasilan ribuan dolar perhari, maka saat ini saya tidak akan menjadi arsiparis. Tetapi kalau masih penasaran, saya cukup tahu teorinya (yang hingga kini belum saya lakukan adalah prakteknya).

Posted on 13.19 by Unknown

No comments


Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi staf-nya orang bodoh.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar ‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong (BCA group). Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat (S1), tapi kemudian menjadi kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
> Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
> Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
> Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
> Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:

Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh

Posted on 13.10 by Unknown

No comments


Selain untuk kebutuhan sandang pangan, kita harus memikirkan bagai mana caranya membantu orang tua untuk meringankan beban biaya kuliah, ya... meskipun kita kuliah, orang tua pasti sudah memikirkan resiko yang akan di jalani karena biayanya tidaklah sedikit.

Baiklah kita simak sedikit tips dari saya Tips hemat dan berprestasi menjadi mahasiswa kost :

Tips Cara Hemat Ala Mahasiswa Kost
1.Pilih Kostan Yang Murah
Ini sangat menentukan nasib uang-uang dalam dompet kita, kalo salah pilih tempat kost maka akan bernasib tidak baik untuk hemat kita selama kuliah. Oiya, pilih juga teman kost yang baik dan dermawan. Karena apa? Mereka akan berbaik hati untuk selalu berbagi makanan. Ibu kost juga diperhatikan, harus jeli dalam memilih ibu kost yang minimal setiap beberapa hari berbagi makanan . Itu lumayan mengirit jatah makan kita.

2.Masak Nasi Sendiri
Dan ini salah satu faktor yang berpengaruh besar dalam misi hemat kita, coba bayangkan.
1 hari = 3 x makan
Kalo beli : 1 x makan = 6000 (harga nasi bungkus termurah, ditinjau dari beberapa lahan warung terdekat) x 3 = 18000/hari
18000 x 30 = 540.000/bulan
W.O.W sad sedangkan uang saku saya 400.000/bulan
Tuh kan lumayan, kalo masak sendiri paling modal beras aja, beraspun bawa dari rumah biggrin Apalagi kalo yang dirumahnya punya sawah, kita bekal beras untuk sebulan aja hemat. Dan keuntungannya masak nasi sendiri juga supaya sekalian bisa belajar bantu istri nantinya. smile

3.Only Me!
Maksudnya, belajar mandiri. Kita uda mahasiswa, masa nyuci masih ke loundry? Itu salah salah satunya ya. Pastiah sesibuk-sibuknya mahasiswa pasti ada waktu buat nyuci. Atau ketika kita akan mengeprint tugas, kita bisa print di teman yang memiliki printer, kalau saya berlangganan di kampus, lumayan beskipun beda dikit dengan pasaran. jadi kita bisa menghemat pengeluaran dengan mengprint tugas dengan harga lebih murah atau mungkin geratis

4.Sedia Mie Instan
Ya jaga-jaga aja, kalo kita uangnya emang bener-bener ga ada udah berusaha hemat tetep ga bisa ya untuk tanggal tua makannya mie instan aja.

5. Berwirausaha
Nah ini yang menjadi favorit banyak mahasiswa, berjualan dikelas seperti keripik atau produk handmate. Selain kita bisa dapat penghasilan tambahan bisa juga belajar berwirausaha.

6. Aktif di Masyarakat sekitar Kostan
Nah, disini selain kita melatih sosialisasi kita juga sebagai ajang memperlancar berhemat kita. Misalnya ketika ada tetangga di sekitaran kostan yang lagi syukuran kita datang, atau ketika ada pengajian di mesjid ikutan, dan ada yang tahlilan kita datang. Nah selain perut terisi karena pasti ada makanan disana, kita juga belajar bermanfaat untuk orang lain. Tapi tetep luruskan niat kita untuk ikhlas bermanfaat, jangan karena makanan aja

7. Menyimpan uang 
kalo saya pilih menyimpan uang bukan di bank tapi di celengan, mana mungkin bisa nabung di bang sedangkan uang saku pas pasan, itupun kalau ada lebihnya. biggrin ,mending kita beli celengan, siapa tau ada sisa pas habis beli sayur, gopek cepek masukkan saja lah. lama lama pasti penuh kalau rajin di isi.

8. Banyak Beristigfar
Ini penting, karena hasrat kita boros pasti akan selalu ada dalam godaan syaiton. Untuk menghindari dan menjaga hasrat boros itu kita banyak-banyaklah beristigfar. Insya Allah.

9. Rajin Puasa Sunnah
Sudah jelas, dengan puasa selain kita mendapat pahala dan terhindar dari nafsu yang berlebih kita juga bisa berhemat. Karena selama puasa kita bisa menekan uang pengeluaran untuk makan. Tapi tetep dijaga aga kita tidak membeli makanan yang berlebih untuk buka puasa nanti.

10.Pesan Pengingat
Maksudnya usahakan adakan pesan pengingat agar kita berhemat. Seperti catatan kecil “Ingat Robert, HEMAT, HEMAT” yang ditempel disetiap sudut kostan seperti cermin, pintu, lemari. Atau pada bagraund laptop, walpapper HP, Cacatatan di binder kuliahmu, yang pasti dimanapun agar kamu diingatkan berhemat
gimana kawan ...sudah siapkah anda berhemat, mari kita budayakan hemat, maka hidup kita akan selamat biggrin.

SUMBER

Posted on 12.58 by Unknown

No comments


Bertepatan dengan acara Microsoft Build, update Windows Phone 8.1 resmi diperkenalkan ke publik. Tentu saja ada berbagai pembaharuan di sistem operasi ini.
Microsoft memperkirakan update terbaru dari Windows Phone 8.1 akan hadir paling cepat akhir April atau tercepat di bulan Mei mendatang.
1. Cortana
Seperti yang sudah didengungkan sebelumnya, Microsoft akhirnya mengumumkan kehadiran ‘Siri’ di Windows Phone yang diberi nama Cortana, bersamaan dengan update Windows Phone 8.1.
“Saya senang kami memperkenalkan asisten digital yang benar-benar pribadi untuk Windows Phone,” ucap Vice President Windows Phone Joe Beilfore, di konferensi Microsoft Build.
Cortana menjadi jawaban bagi Microsoft untuk menantang Apple Siri, Samsung S Voice dan asisten digital lainnya. Perangkat lunak ini mampu melakukan perintah dasar seperti membuat janji, melakukan pencarian, memutar musik dan melakukan panggilan.
Tidak hanya itu, Cortana juga mempunyai fungsi seperti Google Now yang mampu ‘berpikir cerdas’ dengan mempelajari lokasi dan pencarian web berdasarkan kebiasaan penggunanya dan melaporkannya ke pengguna.
2. Action Center
Fitur baru Action Center ini semakin lengkap di Windows Phone 8.1. Dengan penyegaran ini, pengguna akan semakin mudah menavigasi segala bentuk informasi dengan sekali usap saja.
Ya, Action Center ini akan semakin interaktif seperti halnya Notification Center di iOS atau Notification Bar untuk Android. Pengguna dapat membaca email, melihat agenda atau update aplikasi di satu bagan.
Selain itu juga, di bagian atasnya tetap difungsikan untuk mengaktifkan Bluetooth, airplane mode atau internet sharing.
3. Screen Lock yang Interaktif
Pengguna Windows Phone akan suka dengan tampilan screen lock terbaru di update anyar ini. Karena dibuat sesimpel mungkin namun tetap menyajikan informasi yang lebih lengkap.
Dengan gambar jam digital terpampang besar, ada juga informasi mengenai hari dan tanggal dan menjadi shortcut untuk beberapa aplikasi tertentu.
4. Wifi Sense dan Data Sense
Fitur kecil yang mungkin berguna adalah WiFi Sense. Ini berguna untuk menghubungkan handset ke WiFi publik secara otomatis. Bermanfaat bagi pengguna yang ingin switching data.
Data Sense pun tak kalah bermanfaatnya karena mampu melacak tren penggunaan data 3G Anda setiap bulan, dan memberikan tips yang berguna tentang cara untuk mengurangi biaya data Anda dengan beralih ke WiFi, setiap kali hotspot yang tersedia.
5. Internet Explorer dan Storage
Di Windows Phone 8.1 pengguna juga dapat merasakan kecepatan dalam mengakses dunia maya dengan perbaikan di Internet Explorer 11 yang turut mengalami penyegaran.
Fungsi Storage Sense pun tak kalah memberikan nilai lebih. Karena kini pengguna Windows Phone bisa mengecek sekaligus melakukan pengaturan dari memori di perangkatnya

Posted on 12.39 by Unknown

No comments